alat pacu jantung

Mengnal Alat Pacu Jantung (Defibrillator)

Jantung merupakan salah satu organ vital yang menunjang kehidupan manusia. Fungsi jantung adalah memompa darah ke seluruh tubuh untuk menghantarkan oksigen dan sari makanan kebutuhan sel – sel. Ketika jantung tidak dapat memompa darah, kondisi fatal sangat mungkin terjadi apabila ia berlangsung lama. Oleh sebab itu, dibuatlah sebuah alat dengan teknologi canggih yang berfungsi untuk mengejutkan jantung ketika dalam gangguan.

Mengenal Alat Pacu Jantung

Sekilas kita sudah bahas di bagian depan tadi tentang fungsi jantung dan bagaimana apabila kondisi jantung tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Ada hubungan antara gangguan jantung dengan alat defibrillator (alat kejut jantung). Kondisi jantung ketika mengalami serangan kebanyakan pada posisi “fibrillasi ventrikel” yaitu jantung dalam posisi getaran acak dan tidak dapat memompa darah.

Di sinilah fungsi alat defibrillator bekerja. Ketika jantung dalam kondisi seperti ini, dapat berakibat fatal ketika dibiarkan dalam waktu lama. Jantung membutuhkan kejutan agar fungsi kelistrikannya bisa berfungsi kembali. Di sinilah peranan alat defibrillator memberikan stimulus energi listrik dengan kapasitas tertentu.

Cara Kerja Defibrillator

Alat Defibrillator bekerja dengan cara memberikan analisa grafik EKG ketika dalam kondisi “fibrilasi ventrikel”. Dari situ impedance tubuh pasien dianalisa dan ditemukan energi yang dibutuhkan untuk diberikan pada pasien. Energi listrik dialirkan ke dada pasien melalui elektroda paddle secara sempurna. Apabila waktu proses defibrillasi belum terlambat dan energi yang diberikan tepat, stimuls akan bekerja dengan maksimal dan dapat mengembalikan fungsi kerja jantung.

Mengenal Jenis Defibrillator

Ketika kita surve di toko alat kesehatan yang jual defibrillator, apabila anda akan membeli sebuah unit defibrillator maka anda akan ditanyai jenis defib apa yang ingin anda beli. Ada dua jenis yaitu defibrillator monitor (defib manual) dan juga defibrillator otomatis atau yang sering disebut dengan AED (Automated External Defibrillator). Kedua jenis ini memiliki fungsi yang sama, hanya saja berbeda dari sisi seting energi yang akan dikeluarkan. Otomatis, dan manual.

Perawatan Defibrillator

Alat ini memiliki komponen berupa baterai yang memiliki umur efektif yang kurang lebih 5 tahun. Setelah itu baterai harus diganti agar defibrillator dapat berfungsi kembali dengan normal dan maksimal. Perawatannya adalah simpan di suhu ruang yang sejuk, tidak lembab dan juga tidak panas.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *