Tips Jitu Bersihkan Karpet Rumah

Karpet merupakan interior rumah yang kerap digunakan orang untuk mempercantik suatu ruangan. Biasanya karpet di letakkan di ruang tamu maupun ruang keluarga terhadap rumah anda. Tapi misalnya karpet tidak dirawat, karpet jadi cepat kusam dan tidak cantik lagi. Lebih parahnya lagi, karpet yang tidak dibersihkan kerap jadi sarang kuman dan tungau penyebab alergi.

Teksturnya yang tidak tipis dan berat seringkali mengakibatkan Anda kewalahan. Padahal karpet jadi keliru satu area favorit kuman dan bakteri bersarang, mengingat tingginya kontak bersama telapak kaki yang membawa kotoran dari luar ruangan. Jika Anda malas membersihkannya, Anda bisa hubungi Jasa Cuci Karpet, Sepengetahuan saya, Jasa Cuci Karpet menggunakan teknik dry clean carpet, yang memiliki keunggulan benar-benar kering, tidak ada waktu pengeringan, sangat efektif, sangat mudah, ramah lingkungan, dan aman dari kimia.

Kondisi karpet dapat nampak baik selagi kita membersihkannya secara teratur dan benar, agar warna dan teksturnya terjaga dan tampak terawat. Memakai penyedot debu atau vacuum cleaner adalah cara praktis untuk membersihkan karpet. Tapi tak sekedar alat itu sebetulnya tersedia cara dan alat lain yang sanggup kita pakai untuk membersihkan karpet. Apa saja?

 

Gunakan Vacuum Cleaner

Penyedot debu adalah solusi tepat yang kudu dilaksanakan secara teratur yakni minimal 3 kali seminggu. Sebagai keliru satu cara yang paling lazim dan gampang dilakukan, pembersihkan karpet bersama vacuum cleaner terhitung merawat debu yang menempel tidak beterbangan dan merawat area di sekitarnya senantiasa bersih dan sehat.

Tepung Jagung Untuk Kotoran yang Basah

Jangan langsung menyerah selagi menyaksikan anak menumpahkan susu atau jus di atas karpet rumah. Anda sanggup mengandalkan tepung jagung untuk membersihkannya. Caranya adalah bersama ditabur di bagian yang kotor, menanti hingga kering selanjutnya membersihkan bersama vacuum cleaner.

Memaksimalkan Mesin Pembersih Karpet bersama Cairan Khusus

Jika Anda punyai mesin pembersih karpet, jangan lupa untuk menyediakan cairan pembersih spesifik sebagai pelengkap. Pasalnya, mesin dapat bekerja lebih maksimal bersama pertolongan cairan tersebut. Namun kalau tidak ada, larutan cuka sanggup jadi penggantinya.

Tidak menginjak Karpet yang Telah Dibersihkan

Jika karpet menutupi seluruh bagian ruangan, pastikan sudah menyiapkan jalan nampak yang belum terjamah oleh mesin pembersih. Cairan pembersih kudu kering keseluruhan sebelum lagi terkena kontak bersama kaki. Untuk itu bikin kronologis yang sadar secara vertikal dan horizontal selagi membersihkan karpet. Anda juga bisa membersihkan lantai yang merupakan satu kesatuan dari karpet tersebut. Untuk memberihkan lantai sendiri sangat mudah, Anda bisa menghubungi Jasa Poles Lantai.

Gunakan Bahan-Bahan Dapur Untuk Membersihkan Karpet

Banyak alternatif yang sanggup digunakan sebagai pengganti cairan pembersih tak sekedar cuka dan tepung jagung. Garam, baking soda dan air soda sanggup menyingkirkan noda baru terhadap karpet Anda. Cara penggunaannya pun serupa bersama yang sebelumnya, cukup ditabur, menanti hingga kering selanjutnya membersihkan bersama penyedot debu.

Berikut ini adalah cara-cara untuk merawat karpet agar nampak senantiasa cantik, bersih dan tidak cepat rusak.

Gunakan mesin penyedot debu (vacuum cleaner) untuk membersihkan karpet minimal 3 kali seminggu. Karpet dicuci bersih bersama pakai sabun spesifik untuk karpet setidaknya 6 bulan sekali. Jikalau jadi amat berat untuk mencuci sendiri, Anda sanggup memasukkan karpet ke jasa binatu. Ongkosnya tak seberapa mahal, kurang lebih Rp.50.000 untuk karpet berukuran sedang.

Ubah posisi karpet 2-3 bulan sekali. Maksudnya, putar karpet sedemikian rupa agar bagian yang kerap terinjak atau di lewati orang sanggup bergeser posisi. Perhatikan letak jendela dan arah cahaya matahari yang masuk ke ruangan tersebut. Warna karpet dapat cepat memudar kalau terkena langsung oleh cahaya matahari. Untuk mengatasinya, ubah posisi karpet 2-3 bulan sekali. Hal ini sanggup pula diatasi bersama menutup jendela atau menurunkan vitrage.

Bau apek terhadap karpet sanggup diatasi bersama memercikkan sedikit baking soda ke atas karpet. Tunggu 30 menit, sesudah itu baru dibersihkan bersama pakai penghisap debu. Untuk menanggulangi bau yang lebih tajam, cucilah bagian yang berbau tersebut bersama 20 bagian cuka dicampur bersama 80 bagian air. Gunakan lap bersih yang dibasahi bersama larutan air cuka tadi. Tidak direkomendasi menggosok bagian itu bersama sikat. Noda yang bau kudu langsung dibersihkan. Semakin lama noda tersebut menempel, makin lama sukar membersihkannya.
Khusus untuk karpet baru.

Saat karpet baru dipasang atau dibentang di lantai, semacam debu berterbangan. Bila terhisap, debu ini sanggup mengakibatkan iritasi mata, tenggorokan gatal dan bahkan pusing-pusing terhadap sebagian orang. Meskipun, hingga selagi ini belum diketahui bersama sadar apakah debu tersebut beresiko untuk kesehatan atau tidak, tapi efeknya sungguh mengganggu.

Untuk mengatasinya, sebelum karpet dikirim ke rumah kita, mintalah toko karpet untuk membersihkan/ menghisap debu karpet tersebut. Pada selagi memasang karpet, khususnya karpet yang dipasang melapisi seluruh lantai ruangan, usahakan agar ventilasi di ruangan tersebut serius baik. Kalau kudu membuka pintu dan seluruh jendela. Setelah karpet dipasang, sebaiknya jangan pakai ruangan tersebut setidaknya selama 72 jam.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *